MPLS RAMAH ANAK SKIPO (DAY 4)

Terlihat jelas buana menorehkan arunika,

Saujana udara sejuk merasuk atma,

Juwana dengan gagahnya torehkan asa dan karsa,

Siaga bersiap berdiksi tegas menyambut wiyata.

Sepenggal puisi diatas merupakan sedikit gambaran umum kegiatan MPLS hari keempat di SMKN 1 Ponjong. Materi hari ke empat ini adalah Latihan dasar disiplin siswa dengan narasumber dari TNI Angakatan Darat dari Koramil Ponjong, kegiatan ini tidak hanya diikuti siswa baru kelas X tetapi juga diikuti siswa kelas XI. Kegiatan ini bertujuan untuk dasar dari pembentukan karakter siswa di SMKN 1 Ponjong. Kedisiplinan merupakan hal penting yang harus diterapkan dalam dunia kerja maupun industri, hal ini selaras dengan diadakannya kegiatan latihan dasar disiplin siswa untuk menyiapkan para lulusan SKIPO yang unggul dan mampu menerapkan kedisiplinan di tempat kerja

Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Manunggal Jaya Desa Bedoyo. Sebelumnya para siswa melakukan olahraga pagi di lingkungan sekolah, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki dari sekolah menuju lokasi yang kurang lebih jaraknya berkisar antara 2-3 km. Latihan dasar disiplin siswa ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan SMKN 1 Ponjong setiap tahun. Sebanyak kurang lebih 500 siswa berlatih teknik baris berbaris dasar maupun lanjutan yang diajarkan oleh anggota TNI AD. Dilansir dari situs resmi TNI, ada banyak manfaat dari kegiatan PBB, di antaranya adalah : Pertama, mampu menumbuhkan rasa disiplin. Dengan baris berbaris siswa bisa belajar disiplin karena harus mendengarkan dan menjalankan aba-aba yang diberikan. Kedua, dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas dan setia kawan. Pelatihan baris berbaris bisa menumbuhkan rasa kebersamaan di antara peserta karena mereka harus bekerja dan bergerak bersama dalam satu komando. Ketiga, dapat meningkatkan daya konsentrasi. Baris berbaris membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi, mulai dari mendengarkan setiap instruksi yang diberikan hingga bergerak sesuai dengan aba-aba.

Tim Kesiswaan SKIPO yang diketuai oleh Bapak Dian Ardias Purboyono, S.Pd membersamai kegiatan ini sekaligus mendampingi seluruh rangkaian latihan hingga selesai. Pengurus OSIS SMKN 1 Ponjong juga aktif terlibat sebagai pamong siswa baru agar tercipta hubungann yang harmonis lintas angkatan di sekolahan. SMKN 1 Ponjong perlu mengadakan agenda sepeti ini agar mereka kelak tidak kaget ketika masuk di dunia kerja. Budaya-budaya positif yang sudah dibentuk dan terlatih sejak SMK akan mempengaruhi seberapa tangguh lulusan SKIPO dalam menghadapi perubahan zaman. Entah mereka kelak akan bekerja, melanjutkan sekolah, ataupun berwirausaha

Peraturan Baris-Berbaris sebenarnya sudah ada sejak zaman kuno, ketika pasukan militer mulai menggunakan formasi barisan dalam pertempuran agar gerakan pasukan lebih terorganisir dan efektif. Baris-berbaris dikenal pertama kalinya pada zaman kekaisaran Romawi kuno pada masa  pemerintahan Raja Julius Caesar. Baris berbaris di legiun pasukan Julius bertujuan agar pasukan yang ada di dawah kekuasaannya mempunyai rasa tanggung jawab, disiplin yang tinggi dengan cara melihat hasil lahir yang berupa : kerapihan, kekompakan, ketertiban serta kesigapan. Sehingga saat ini mungkin kegiatan PBB identik dengan kegiatan militer. Namun hal ini perlu disasmpaikan dan diajarkan di sekolah guna membentuk karakter yang disiplin dan tegas. (HUMAS_BangSa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *